Feb 3, 2016

K-Rut von Putih : The cat that changed my mind.

Niat belajar nulis lagi berawal dari postingan Rumah Ronin tentang kompetisi bercerita bertema I bless the day I found you. Syaratnya cukup sederhana, hanya 2 paragraf, dan bercerita tentang kucing yang sudah mengubah hidup penulisnya.

Liatin anak-anak satu per satu....dan tentunya, topik tulisan saya tak jauh dari Pak K-Rut, kepala keluarga The KRuts.

Tak perlu waktu lama untuk menulis tentang pak K-Rut karena jari-jemari seolah sudah memiliki tenaga dan ide mereka untuk mengetik. Semua hal tentang K-Rut ingin saya tuangkan di tulisan itu, namun... yah, batas 2 paragraf membuat saya mengurungkan niat (padahal ide spontan juga mentok di dua paragraf itu)

Nunggu pengumuman juga sambil lalu karena niat ikut kompetisi juga cuma iseng....sampai akhirnya ada notifikasi dari aa Naga kalau tulisan saya masuk salah satu dari lima tulisan terpilih.. yay! 

Pengumuman lengkap bisa diintip di web ini

Tentang pak K-Rut, ini lhoooo tulisannya.... *tsah*




Dia datang bersama ibu dan 3 saudaranya. Paling kecil, paling lemah, dan paling sering dijadikan bahan becandaan oleh saudara-saudaranya, mungkin karena sifatnya yg kalem atau memang dia penakut. Suara hujan dan petir membuatnya selalu berlindung di dekat ibunya, bahkan ketakutan akan hujan terbawa sampai sekarang. Pertumbuhannya pun cenderung lebih lambat padahal ia pejantan satu-satunya di keluarga ibu Putih.

Siapa sangka ia sekarang menjadi kepala keluarga The K-Ruts, keluarga besar beranggotakan 9 kucing dengan karakter masing-masing. Sobekan dan lubang di telinga kanan kirinya membuktikan bahwa ia mau berjuang mempertahankan dominasinya. Penurut, seolah ia tahu bahwa apa yg dilakukan kepadanya hanya semata untuk kebaikan dan kesehatannya. He is the reason why I started being a cat lover. K-Rut von Putih, my first love. My precious.

Nov 8, 2015

Ayo #DolanMuseum !

Minggu lalu, daripada gulang-guling gak jelas di rumah, saya iseng hadir di acara talkshow "Ayo #DolanMuseum !" yang diselenggarakan oleh Museum Ranggawarsita. Tertarik dengan topik dan tahu bahwa pembicara yang diundang bukan main-main, ada Mas Rukardi (wartawan Suara Merdeka, pegiat Sejarah), Mbak Ami (Mbak Museum 2012), dan Mbak Devi (blogger, traveler). 

Hm.. pertanyaan menggelitik yang dilontarkan oleh host adalah: "Kapan terakhir kali anda ke museum?". Deg! Kapan ya? Susah menggali memori, ternyata terakhir kali saya mengunjungi museum adalah Museum Sudirman di Magelang sekitar bulan Mei. Lumayan lah ya, gak terlalu lama dibandingkan dengan beberapa orang yang sampai gak inget kapan terakhir kali mengunjungi museum :)

Diawali dengan sharing singkat dari Mas Rukardi tentang keuntungan mengunjungi museum, yaitu untuk mengatahui pencapaian-pencapaian di masa lampau, termasuk kearifan masyarakat pada masa itu. Sedangkan menurut mbak Ami, mengadakan acara pribadi (sepanjang diizinkan) di museum juga termasuk salah satu cara untuk menggaet minat pengunjung. Hmm.. bener juga ya, walo istilahnya jadi semacam "dipaksa". Lalu Mbak Devi yang memulai sharingnya dengan video singkat tentang museum, berpendapat bahwa mengunjungi museum bisa menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan sejarah, menambah pengetahuan kita sehingga kita menjadi smart(er) traveler.


Anyway, dari kesan yang saya tangkap, talkshow ini bertujuan untuk menggali pendapat audiens tentang mengunjungi museum. Terbukti, dari beberapa orang yang berkesempatan untuk menyampaikan uneg-uneg mereka, garis besarnya sama: Museum kesannya kuno, jadul, membosankan. Pengunjung ke museum biasanya datang karena terpaksa, diwajibkan oleh instansi atau sekolah. Pernyataan ini diperkuat oleh Pak Steven, kepala museum Ranggawarsita yang memaparkan data pengunjung museum, kebanyakan memang didominasi oleh siswa-siswa sekolah. Uhm.. *jleb

Sesi curhat ini tidak berhenti di sini, masih ada lanjutannya. Apa sih yang diinginkan dari (calon) pengunjung museum? Admin akun IG @exploresemarang (*zonk! lupa namanya..) mengatakan, sudah waktunya museum mulai diblow up di sosial media. Share foto di museum sebanyak-banyaknya agar orang menjadi penasaran dan datang ke museum. Museum juga harus berbenah. Penataan koleksi museum dibuat lebih modern, dan dilengkapi dengan informasi terkini dalam bentuk teks atau barcode sehingga pengunjung dapat dengan mudah memperoleh informasi.

Nah, iya. I couldn't agree more. Informasi yang menyertai koleksi museum hanya tertulis di secarik kertas, dengan font minimalis. Tidak menarik. Penggunaan barcode atau QR code akan menarik rasa penasaran pengunjung untuk mengakses informasi dari gadget sendiri. Ah kan, jd inget kota bernama Izhevsk di negara antah berantah yang menyertakan QR code di setiap monumen..

Talkshow ini membuka rangkaian acara Museum Mart yang diselenggarakan tanggal 2-6 November 2015 di Museum Ranggawarsita. Hm.. tulisan saya tentang Museum Mart akan segera muncul..



*usir virus malas*



Apr 24, 2015

Celoteh Ciru: #TheKRuts nonton Avengers!

Minggu pagi di rumah Pak K-Rut. 
Sesuai rencana, keluarga K-Rut mulai bersiap untuk jalan-jalan


Apr 23, 2015

K-Rut Bercerita: Feline Immunodeficiency Virus (FIV)

Sore tadi, seorang kawan mengirim pesan. Singkatnya, ia bercerita tentang kucing kesayangannya yang sedang kurang sehat. Berdasarkan diagnosa awal dokter hewan, kemungkinan kucingnya terjangkit virus, FIV atau FeLV (Feline Leukemia). Memang, kedua virus ini sering disalahartikan mengingat gejala infeksi kedua virus ini mirip dan disebabkan oleh kelompok retrovirus. Artikel pertama saya, setelah sekian lama tidak posting tulisan di blog, adalah tentang FIV. Saya bukan dokter hewan ataupun praktisi kesehatan hewan. Tulisan saya bersumber dari hasil googling, sehingga tidak menutup kemungkinan adanya pembaruan dan koreksi.

Tentang FIV

FIV adalah virus yang menginfeksi kucing, menyerang jaringan lunak dan mengakibatkan penurunan jumlah sel darah putih sehingga mempengaruhi daya tahan tubuh/imunitas kucing untuk melawan infeksi. Infeksi FIV bersifat lambat, sehingga kucing yang terinfeksi dapat hidup normal tanpa masalah kesehatan yang diakibatkan oleh virus FIV apabila terhindar dari stress dan tinggal di lingkungan yang bersih dan sehat.

Kucing dengan FIV biasanya memiliki harapan hidup yang hampir sama dengan kucing sehat. Meskipun demikian,  gangguan kesehatan bisa jadi muncul akibat faktor lain mengingat lemahnya imunitas kucing dengan FIV.

Gejala FIV

 Beberapa gejala umum kucing terinfeksi FIV adalah:
  •      Pembengkakan kelenjar getah bening
  •          Demam
  •          Anemia
  •          Berat badan yang terus menurun
  •          Bulu kusam dan rontok
  •          Berkurangnya selera makan
  •         Diare
  •          Pembengkakan mata
  •          Pembengkakan gusi dan mulut
  •          Luka tak kunjung sembuh
  •          Bersin-bersin
  •          Ingus dan air mata berlebih
  •          Terlalu sering buang air kecil atau susah buang air kecil
  •          Perubahan perilaku

Segeralah bawa kucing anda ke klinik dan lakukan konsultasi ke dokter hewan apabila beberapa gejala di atas mulai terlihat jelas.

Penularan FIV

Kebanyakan kasus penularan FIV terjadi melalui luka gigitan dan cakaran akibat perkelahian, sehingga kucing yang berpotensi tertular adalah kucing yang hidup di jalanan karena sering berkelahi untuk mempertahankan teritorinya. Berdasarkan pengamatan, FIV juga ditularkan dari induk yang terinfeksi ke anak-anak kucing.
Belum ada kasus yang menunjukkan penularan infeksi FIV melalui pemakaian alat makan bersama. Selain itu, FIV tidak ditularkan dari kucing ke manusia, hanya dari kucing ke kucing.

Perawatan Kucing dengan FIV

Setelah kucing positif terdiagnosa, beberapa hal yang dapat dilakukan untuk merawat kucing kesayangan adalah:
  • Jaga agar kucing tetap tinggal di dalam rumah, atau ruangan tertentu. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir faktor lain yang dapat menyebabkan masalah kesehatan juga untuk mencegah penularan.
  • Perhatikan perubahan sekecil apapun pada kucing kesayangan. Segera konsultasi ke dokter hewan, bukan curhat di sosial media.
  • Periksakan kucing secara teratur setiap 6 bulan untuk pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan, termasuk pemeriksaan darah dan urine.
  • Berikan makanan dengan nutrisi seimbang. Raw food atau makanan mentah tidak dianjurkan karena bakteri dan parasit yang mungkin terkandung dalam makanan mentah dapat menimbulkan masalah kesehatan.
  • Pastikan kucing kesayangan anda DISTERIL.


Nah, intinya, setelah mengetahui bahwa kucing kesayangan kita terinfeksi virus FIV, buatlah ia berada dalam kondisi senyaman mungkin, berikan perhatian lebih, dan ajak ia jalan-jalan. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan ketika kita memutuskan bepergian dengan kucing kesayangan. Salah satunya adalah cara membawa kucing sehingga ia merasa nyaman, tapi tetap aman dari resiko ia melarikan diri atau kehujanan dan kepanasan. Solusi praktisnya, memakai tas ransel Ronin.  Tas ini didesain khusus untuk membawa kucing kesayangan dengan mempertimbangkan aspek kenyamanan pemakai. Tersedia banyak varian model dan warna yang bisa depeleeeh depeleeeh sesuai dengan selera. Selain tas ransel (untuk membawa) kucing, ada juga bermacam produk lain. Belinya dimanaaa? Pastinya hanya di Rumah Ronin. Silakan segera ke KTP eh TKP.



Useful links (in English):

Apr 21, 2015

7+7+7+7+7=ENGLAND (FOR FREE) !!



Pada derajat ketidakwarasan kenekadan saya di tingkat ke-7 ini, paling tidak ada ada 7 alasan saya untuk menginjakkan kaki saya di 7 tempat impian (dan 7 tempat lain sebagai bonusnya) selama saya jalan-jalan selama 7 hari di Inggris.

Alasan pertama adalah GRATIS!
Siapa sih yang gak doyan gratisan? Sebagai manusia yang masih nomal, saya bersedia ikut arus untuk rame-rame berkompetisi yang hadiahnya adalah  Jalan-jalan ke Inggris GRATIS sponsored by Mr. Potato. London, ready or not, I’m coming!

Kedua, saya suka ngemil.
Cemilan, ringan sampai berat, dari keripik sampai mi goreng, pasti ludes kalau sudah ada di jangkauan tangan. Bisa dibilang, ada saya ada cemilan. Well, cemilan jadi alasan kedua karena trip ke #InggrisGratis ini disponsori oleh Mr. Potato. Wih, gak kebayang sensasinya pas menikmati pemandangan London dari atas London Eye sambil ngemil Mr. Potato atau Smax. Tentu saja gak lupa selfie dan check-in di Path.


May 17, 2014

Her Royal Highness Avika von Putih

Pagi itu, beberapa saat setelah badan berbulu menghela nafas panjang, yang ternyata merupakan nafas panjang terakhirnya lalu terkulai, ingatanku mengembara kembali kepada suatu siang, sekitar awal April 2011..

---
Sepulang dari bepergian, kutemukan 3 ekor anak kucing berbulu putih dengan corak kecoklatan di pojok rumah.. setelah menunggu beberapa saat, ternyata induk anak-anak itu masih membawa seekor lagi. Total, ada 4 anak kucing yang dibawa Ibu Putih, kucing tetangga yang sering numpang tidur dan tentu saja makan di rumah kontrakan kami. Kami? Ya, aku dan ARdi memang berbagi rumah kontrakan dengan berbagai pertimbangan dan alasan. 

Setelah mendapat persetujuan dari penghuni lain (ya cuma si Ardi sih sebenarnya), resmilah Ibu Putih dan keempat anaknya tinggal bersama kami. Beberapa hari kemudian keempat anak ini resmi bernama Sleepy, Rattle, Bundel, dan K-Rut.


Jan 17, 2014

CatsLendar 2014 : Let's Judge the Models from Their Facebook Account





Pertama kali membaca post tentang Pre-Order Catlendar 2014 di KataKucing, ingin rasanya segera ikut order kalender yang berisi foto-foto 12 kucing ganteng dan cantik ini. Apalagi hasil penjualan CatLendar ini juga akan dipergunakan untuk membantu kucing-kucing malang yang membutuhkan bantuan.Terus terang saja, si empunya KataKucing, seekor kucing betina telon bernama Kincess Ces , benar-benar punya bakat sebagai seorang (atau seekor?) marketer yang mampu memikat keinginan pembaca biasa menjadi calon pembeli sehingga akhirnya memutuskan untuk order, apalagi dengan iming-iming tambahan hadiah untuk pembelian dengan jumlah tertentu ... *ngelap iler dulu*

Lalu ada 3 kucing ganteng yang bikin komplotan "4C" bersama si Kincess ini : Chubie Churubie, Dung Dung, dan Pacoh Adeh. Nah, namanya juga sekelompok, pasti kucing-kucing ini punya kemiripan. Hmm.. mereka sudah punya bisnis sendiri! *huwaduh.. kalah dah sama kucing :|

Chubie Churubie adalah juragan batubara yang tinggal di pulau Borneo. Dia tinggal di sebuah klinik putih banyak pohon dan lulus kejar paket ABC. Nah, kucing cakep ini pernah diprofilkan di KataKucing, bahkan beberapa foto juga ditampilkan termasuk fotonya yang bikin heboh karena Enchub berpose bersama seekor anak kecil yang mirip dirinya. Kalau pengen tahu lebih banyak tentang kucing jantan berponi ini, boleh juga main ke blognya Enchub. 

Sama-sama berponi, di Jakarta ada Dung Dung. Owner Purrista ini tinggal di apartemen bersama pawpy dan meowmy, juga si cantik Zsa Zsa. Jika CatPeople membutuhkan sesuatu, boleh lho berkunjung ke Purrista. Oiya, Dung Dung ini juga dikenal sebagai Presidennya Kucing. Bersama dengan adiknya, Zsa Zsa, Pak Pres Dung Dung sering mengkampanyekan Raw Food for Cats *iya, sehat.. tapi belum bisa dilakukan seratus persen, Dung Zsa .. kantongnya belum kuat T.T

Nah, lalu ada Pak Bos Mempesona Entertainment, si Tompel Pacoh Adeh. Siapa sih yang gak kenal kucing yang bisa bicara ini? Kucing yang kolokan bukan main ketika bersama Ngengong dan punya 2 talent : Mamih dan enJum? Berkat kontes kucing bertompel pula, Ciru ikutan nampang di buku Pacoh and Friends :)
*Ciru nitip pesen, Coh : Toss Paw, katanya 

Selain 4C, ada 2 kucing lagi yang wira wiri di facebook. Si Om Ganteng dari Cikoneng, Namaku Naga dan si fotogenik Mochafrio D'Cats yang tinggal di Surabaya. Celotehan dan foto mereka berdua berasa seperti kopi yang bikin kecanduan. Ada yang kurang kalau belum membaca lalu berkomentar di status Naga dan Mocha, juga foto-foto keluarga Cikoneng maupun kegantengan Mocha.

Lalu ada Lulu dan Miss Slipi, tadinya hidup menderita di jalan dalam kondisi penuh luka, direscue, dan pulih menjadi kucing-kucing cantik. Mereka adalah icon kepedulian CatPeople terhadap makhluk lemah yang kurang mendapat perhatian. Dengan kasih sayang, terbukti bahwa Lulu, Miss Slipi (Cipi), juga banyak kucing lain dapat hidup bahagia dan merasakan punya keluarga. 

Cerita tentang Lulu dan Miss Slipi ini mirip dengan ceritanya Rocky, Macan kecilnya ARdi Nirmala . Rocky yang sempat hidup sengsara di jalan, ditemukan oleh seorang yang berhati mulia lalu beredarlah broadcast tentang kondisi Rocky. Setelah melihat kondisinya, ARdi langsung memutuskan untuk mengadopsi Rocky. Sempat dikira menderita kanker karena kaki depan membusuk dan ada opsi untuk euthanasia, Mama Rocky berkeras untuk mencoba mengamputasi Rocky dan memberinya kehangatan bersama anak-anak kaki 4 yang lain karena yakin kalau Rocky bisa survive seperti Miss Slipi dan Lulu. Sekarang? Sesuai namanya, Rocky Nosteo Balboa sudah menjelma menjadi kucing ganteng yang siap mematahkan hati para wanita.

Rocky Nosteo Balboa, Jagoan Berkaki Tiga


Masih ada Princess Qukie, Cissy Lagatta, Dior Bellisimo, dan Olivia Elf. Silakan menuju laman facebook mereka untuk kenalan .... *belom temenan ternyata .. jedotin kepala ke perutnya Naga*
Namun yang pasti, kalau sampai masuk ke CatsLendar 2014, kucing-kucing cakep ini pasti menginspirasi CatPeople

Nah, kembali ke alasan kenapa saya belum order kalender ini. Terus terang, dengan nominal uang yang sama, saya bisa berbagi dengan kucing-kucing yang membutuhkan bantuan di Semarang. Bantuin yang di daerah setempat dulu deh :) Lagipula, nanti kan dapet kalendernya dari Kincess, sekaligus nyumbang ke Let's Adopt Indonesia dan Peduli Kucing :)) *kiss Kincess* *hore, pede bisa masuk nominasi*

Salam Paws dari #TheKRuts
K-Rut, Avika, Coki, Candy, Cili, Tania, Ciru, Rocky, Cimoth, Bona, Bino, Benito, Brando




Mar 24, 2013

A View from the Seventh Floor: A click away from Izhevsk

Привет! (read: Privet!)

Wandering around Izhevsk is not a difficult thing to do. All you need is your destination(s) and the Internet. When you want to visit a monument or a museum or any places in Izhevsk, you can go directly to the web www.igis.ru. This website provides the map of Izhevsk, along with its points of interests, bus stops, tram stops. The map also shows the name of the streets, the numbers of the buildings as well as their photos. Unfortunately, this site uses Russian so at least you need a short course in studying Cyrillic letters to read the name of the streets. For the rest of the information, hmm… you can always make use of Google translator ;))
After you find the location of your destination, now you can search for the nearest bus/tram stops. These stops are marked with two colors: red for tram stops and blue for bus stops. To get the information about which bus/tram/mashrutka (Russian angkot) that stops at those bus stops, just click on one of these boxes. Voila! You will get the bus/tram/mashrutka number. Keep the number(s) in your mind or take a note for that and… be ready to see the beauty of Izhevsk ;)

If you decided to take trams, you don’t need to waste your time freezing in the middle of Russian winter. Open your browser then go to www.izhget.ru. You’ll see a yellow box with the picture of a tram. Next, click that box and go the newly opened tab. Here you can find the time schedule for the tram arrival. To be able to get the nearest tram departure or arrival, you need to know your departure and arrival tram stops. Again, the list of Cyrillic letters or Google translator will help you :p

Not satisfied? This website will help you to have a view of Izhevsk and Russia: www.yandex.ru. It’s Russian search engine, so it provides more information about Russia than other search engine (IMHO). You can get the search results, images, maps, even translator. The translator is quite reliable to translate Russian words to English and vice versa.

Haven’t got the chance to visit Izhevsk? No problem. You will be able to see Izhevsk through these sites. Like I mentioned before, there are a lot of pictures to help you visualize this city of arms. 


Mar 18, 2013

A View from the Seventh Floor

Yes, the post(s) with the title a view from the seventh floor will be about the sweet and bitterness of my travel (and internship) in Russia. I will start my stories with the introduction with my buddy as well as host family and the reason why I use the title "A View from the Seventh Floor".

After a very loooooong journey, finally I arrived safe and sound in Izhevsk Train Station on January 31, 2013 at around 10.00. Anna, my buddy from AIESEC LC Izhevsk, picked me up and we went to Anna's flat by taxi because the host family was not ready yet. They were still at the office and asked me to come to their flat around 19.00.

Flat? Yes. The price of land is sky-rocketing here. After someone purchased a land, he/she must spend some amount of money (and that's a lot of money) to build a decent house that will protect him/her and his/her family from the extreme weather..ehm the temperature in winter is usually about -30C and in summer is about 30C. So, rather than spending a lot of money to build a detached house, people usually prefer to live in a flat. They can buy it or just rent it.

Anna lives with her mom on the fifth floor and there's no lift! Please imagine how two girls tried to bring the heavy luggage to the fifth floor using the stairs... (breathless..). It was really an exercise *showing biceps and triceps*. While waiting for the host family coming home, I spent the whole afternoon with Anna sharing some stories and experiences..err, of course after I took a shower and had home-made tortilla for the late lunch.

At 19.00, Anna received a call from the host family stating that they are at home and ready to welcome me. Then Anna said: "They are ready. Let's go there". Wew...to be honest, I was a bit nervous. What kind of family will I have for the next 3 months? How many people are there? How many children do they have? Are they strict or easy going? etc..etc.. *while bringing the heavy luggage downstairs*

Well, on the taxi to this family's flat, I was still thinking about many things ... and suddenly, we arrived in front of a flat. Anna was a bit confused because she didn't know which flat to go. She made a call, and a few minutes later, a young girl around 20 came to us and talked with Anna and asked us to come to the flat. Luckily, this flat has a lift, so we didn't need to have another practice bringing heavy luggage upstairs. Until that time, I was still thinking that the girl is one of the family's children. 

We were in front of the door number 62 and somebody opened the door. I thought it would be the parents but I was wrong.. It was another girl and she's also around 20. Ok, maybe this is also one of the daughters, I thought. 

So, the girl who picked us up downstairs left because she had a date and the girl who opened the door welcomed us. Here's the surprise!

There are only two girls who live in the flat, no other people..and they had a cat! (Now, they adopted another one, so they are two cats in the house!) So...there's no conventional family with father, mother and children. I have a host family : Two best friends with cats!

Later, I know that the girl who picked us up is Nadeshda (Nadya), a shop assistant. She's 25 with long blonde hair and she always make fun of her blonde hair : I'm blonde so I don't have logical thinking LOL

The girl who opened the door is Maria (Masha), a consultant in a school near the flat. She's 24, sport addict,   has brown shoulder-length hair. She loves rock music (yeah!) and watching serials (Castle, Bones, Dexter, etc)

The best thing are ... both of them love watching movies, any kind of movies, and they have a pretty good internet connection so they already made a plan to watch movies in English with me :))

Err.. not enough description about Nadya and Masha? I'll share the pictures later ;)

So, I have my cool host family here :D

Now, why seventh floor? Do you still remember their flat number? Yes it's 62.

Usually the flat numbers are given based on the floor, rite? For example, 16 is on the 1st floor or 410 is on the 4th floor. But this flat is unique because the first number of the flat is a number lower than its floor, so number 62 is not on the 6th floor but.....on the 7th floor. Guess now you know the reason why I use the title : "A View from the Seventh Floor"

Jun 6, 2012

At a glance

Dalam beberapa detik saja, air mineral dalam botol ia tenggak habis. Untuk kesekian kalinya, pria berkacamata itu melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan kanannya. 18.59.

Sambil menatap orang yang lalu lalang di depannya, tangan kirinya meraih ponsel yang sedari tadi tergeletak manis diantara botol-botol kosong diatas meja. Jam digital berhias awan di layar ponselnya menunjukkan waktu yang tak jauh berbeda. 19.05

Hari ini, setelah sekian lama tak berkunjung. Ia kembali kedai kopi di ujung jalan yang tak terlalu ramai dikunjungi orang ini. Tak heran, harga secangkir kopi disini hampir setara dengan jatah makan hariannya. Baginya, secangkir kopi berteman dengan beberapa botol air mineral bukanlah hal yang aneh. Terlebih, jantungnya juga sudah tak kuat menahan gempuran kafein.

Gelisah, karena yang ditunggunya tak juga muncul. Gelisah, karena gempuran kafein mulai menunjukkan pengaruhnya. 19.13

Pintu terbuka. Tergagap ia segera berpaling dari koran yang sedari tadi dibaca, entah sudah berapa kali. Yang ditunggunya muncul. Sepasang kekasih berdandan rapih, memasuki kedai kopi, saling bergandengan tangan, senyum tak lepas dari wajah mereka.

Diburu waktu, tangan gemetarnya merogoh kantong celana. Gemetar karena kafein dan tak lagi cekatan karena usia. Secarik kertas kumal yang terlipat rapih ditariknya. Sambil bergegas meninggalkan kedai, diberikannya kertas itu kepada sang pria yang belum juga melepaskan tangan dari kekasihnya. Teriakan heran mereka tak lagi jelas didengarnya karena keriuhan lalu lintas dan pendengaran yang mulai berkurang.

19.15. Diantara kilat lampu ambulans, sepasang kekasih duduk di seberang kedai kopi. Masih bergandengan tangan namun gemetar, dan tak lagi rapih. Berpuluh-puluh orang lalu lalang dan riuh pertanyaan polisi tak mereka hiraukan. Perih di beberapa bagian tubuh juga tak menarik perhatian mereka. Seorang pengemudi mabuk meluluhlantakkan kedai kopi yang seharusnya menjadi tempat mereka berbincang. Secarik kertas ada di tangan gemetar si wanita, lusuh dan basah oleh keringat  : "Tinggalkan kedai ini, sekarang juga"

---

Sekarang ia berdiri di belakang sepasang kekasih yang duduk bergandengan tangan, gemetar dan tak lagi rapih. Sinar biru yang berpendar dari tubuhnya tersamar oleh kilatan cahaya lampu mobil polisi. Tugasnya selesai. Ia tersenyum, bersiap kembali ke masanya.

Berpuluh tahun lalu, sebuah sedan berkecepatan tinggi menghantam sebuah kedai kopi di ujung jalan. Hanya ia yang selamat.

Feb 9, 2012

The Sound of Solitude that stays in My Playlist

I fall in love with this song since the first time. Unfortunately, the file name was only Track 03 if i'm not mistaken. #sigh
What makes me fall in love is that the lyrics, the music, the voice gives me the feeling : This is so me :p

Out of my curiosity, I tried to search the Internet to find any information about this song, only using parts of the lyrics. Well, it wasn't easy to find the singer nor get the title based on the keywords (at that time, the internet connection was limited), and finally, based on my friend's guessing, I renamed the file : 311.

---
It was somewhere in September 2010 when I decided to start another singer-title searching over the Internet.
I opened one of the searching engine, typed the first line of the song, and...voila, what a great result, the singer and the title of the song appeared in the searching results. Surprisingly, it was on a site where people put their design, not on the site that provides information about music..it was just awesome :D

Yeah, finally, I found the singer of one of my favorite songs : Myslovitz, a Polish band with the title Sound of Solitude

---
Here comes the lyrics :

Myslovitz - Sound of Solitude


And even left alone one day
Ain't gonna change, it's not my world
Before me there's a road I know
The one I chose myself to go

Yeah, perfect forever, always clever
Should I be and I should feel
Super cool but then I am a fool
But then it's not me

And even left alone one day
Ain't gonna change, it's not my world
Before me there's a road I know
The one I chose myself to go

See, I like the evenings
Like to get hidden for quite some time
And yet, I like against my nature with ostentation
To stay alone, climb to a tree top
And keep looking skyward
No sensation, but I know that right here
For another time
Can't be who I wanna be

And even left alone one day
Ain't gonna change, it's not my world
Before me there's a road I know
The one I chose myself to go

Nights, some nights I awake to
Go out though I hate it
Look at this chemical world
Smelling like grayness, like paper love sadness
With you and me and someone else
Don't know who, wants to be
For several years
With obsession and with ostentation
Left alone a while I've seen that guy

And even left alone one day
Ain't gonna change, it's not my world
Before me there's a road I know
The one I chose myself to go

Feb 2, 2012

Please be seated

Membaca sebuah kalimat yang ditulis oleh seorang teman, ingatan saya melayang pada satu periode waktu ketika saya rutin melakukan perjalanan Semarang-Salatiga, Salatiga-Semarang.
Bukan, saya bukan pengemudi atau kondektur bus antar kota, saya hanyalah salah satu penumpang yang setia menggunakan jasa mereka.

Selama menjadi penumpang setia bus jurusan Semarang-Solo ini (walaupun saya berhenti di Salatiga, tepat di tengah rute bus) ada beberapa kejadian yang benar2 membuat saya bersyukur atas apa yang saya miliki sekarang.

Let me share one of the stories...

***

Dari sekian banyak perusahaan bus yang melayani trayek Semarang-Solo PP, pilihan saya hampir pasti jatuh pada bus patas (apapun PO-nya). Alasannya sederhana, bus patas memiliki seat 2-2 dan AC yang mendukung saya untuk tidur selama perjalanan dan ya, tanpa asap rokok :D

Memang ongkos yang dikeluarkan lebih mahal daripada ongkos bus non-AC, namun saya rasa itu sepadan dengan kenyamanan yang didapat.

Beberapa kali saya temui, orang tua dan anak-anaknya yang juga menggunakan bus jenis ini (terutama musim liburan). Entah dengan pertimbangan biaya atau kepraktisan (bukan karena terbatasnya kapasitas tempat duduk bus), sering kali mereka memutuskan untuk memangku anak-anak mereka. Well, kalau anak usia balita sih masih bisa diterima dengan akal sehat. Tapi kalau memangku anak usia 7-8 tahun? Semarang-Solo? Can u imagine?

Dan karena merasa iba, penumpang yang duduk di sebelah orang tua (yang memangku) anaknya tadi pasti akan menyisihkan sedikit ruang bagi mereka (dengan ikhlas atau dengan terpaksa, hanya mereka dan Tuhan yang tahu)

Dari sudut pandang saya, apa bedanya dengan naik bus bumel kalau sama-sama duduk gak nyaman...

Mungkin saya memang agak egois, namun saya coba melihat dengan cara saya sendiri. Apakah bijak, hanya dengan dalih biaya atau kepraktisan kita mengorbankan kenyamanan orang lain? Tidak bertimbang rasa pada penumpang yang bersedia mengeluarkan sejumlah biaya ekstra demi kenyamanan yang seharusnya mereka dapat? Bukankah masih ada piliha moda transportasi dengan biaya yang lebih murah?

***
Saya tidak dilahirkan di keluarga yang kaya secara materi, naik moda transportasi jenis apapun pernah saya coba. Namun sejauh yang saya ingat, orang tua saya selalu memberi contoh praktis yang dapat saya aplikasikan di kehidupan saya, salah satunya : saya selalu mendapat tempat duduk saya sendiri dengan membayar tiket sesuai ketentuan, bahkan sejak saya masih duduk di bangku TK. Saya masih ingat argumentasi Mama dengan kondektur ketika bus daam kondisi penuh dan kondektur meminta Mama untuk memangku saya.

Well, saran saya, pilih moda transportasi sesuai kemampuan dan rencanakan perjalanan dengan baik. Dengan demikian, secara tidak langsung kita akan merespek orang lain, mengurangi resiko membuat mereka tidak nyaman

Jul 13, 2011

(Bukan Tentang Keripik) Kentang

Hmm,ya..kali ini tentang kentang dan kantong plastik. Yak, silakan nyengir kalau mengira saya akan membagi resep makanan. Percayalah, bagi saya, memasak adalah pilihan terakhir yang berbanding lurus dengan mood :D

Cerita ini saya dapat dari salah satu pembicara pada pertemuan yang rutin saya hadiri tiap Rabu petang.
..and now, tanpa banyak basa basi..the story. Shall we?

Berawal dari seorang guru yang meminta murid-muridnya untuk membawa sebuah kantong plastik kosong dengan ukuran yang cukup besar. Kantong plastik harus dibawa pada hari berikutnya karena aktivitas selanjutnya akan sangat bergantung pada keberadaan kantong itu. Karena tugas itu cukup ringan, bisa dipastikan bahwa murid-murid tersebut memenuhi permintaan gurunya dengan antusias.

Keesokan harinya, sang guru sudah menanti murid-murid tercintanya dengan muka berseri dan senyuman lebar. Murid-murid pun tak kalah semangat, menanti tugas lanjutan yang akan diberikan sang guru.. #drumrolls

Nah, ternyata sang Guru memberikan tugas yang terlihat mudah (pada awalnya). Untuk satu minggu ke depan, kantong plastik ini harus dibawa kemana pun oleh si murid. Entah nonton TV, mandi, bermain, atau bahkan tidur. selanjutnya, ia harus menaruh sebuah kentang dalam kantong apabila ia  tidak dapat memaafkan orang lain..satu kentang untuk satu kesalahan tak termaafkan..

****

Seminggu berlalu...

Sebagian besar murid, membawa kantong yang berisi kentang-kentang busuk..ya, kentang busuk yang berpenampilan dan berbau tidak sedap inilah yang harus mereka tenteng kesana kemari selama beberapa hari terakhir. Bahkan ada beberapa dari antara mereka yang membawa kantong yang penuh berisi kentang.

Sang guru bertanya, "Apa yang terjadi?"

Laporan para murid menyiratkan hal yang sama. Hari pertama dan kedua, tugas ini masih gampang untuk dilakukan, karena bagi beberapa dari antara murid-murid masih memiliki kantong kosong dan bagi yang kantongnya sudah berisi kentang, kantong itu belum menjadi beban karena kentangnya masih sedikit dan belum busuk. Hari-hari selanjutnya, seiring mereka menambah kentang (untuk setiap kesalahan orang lain yang tak termaafkan), kentang yang lebih lama pun akan membusuk. Jadi selain beratnya bertambah, aromanya pun menjadi tak sedap...demikian hal ini berlanjut sampai hari ketujuh.

****

Memang, memaafkan atau mengampuni kesalahan orang lain bukan perkara mudah untuk dilakukan. Butuh perjuangan ekstra keras. Namun, dibanding dengan beban yang harus kita tanggung ketika kita tidak melakukannya seolah membawa kantong berisi kentang kemana pun kita pergi, belum lagi ditambah dengan aroma kentang busuk, (bagi saya) memaafkan akan penjadi opsi terbaik :)

Jul 2, 2011

(another) First Post

Baiklah, akhirnya saya memutuskan untuk mulai nge-blog lagi. Bukan serius blogging tentu saja karena tujuan utama saya adalah sekadar menyimpan catatan beberapa peristiwa yang (menurut saya) berkesan. Yah, paling tidak, sekalian mengingat2 kejadian yang sudah berbekas di hati dan pikiran saya *ceileh!


Silakan dinikmati, jika anda-anda sekalian memang berminat...namun belum terlambat untuk menutup browser aja jikalau anda merasa bahwa cerita saya ini gak penting :)

"Hal yang penting bagi kita, belum tentu penting bagi orang lain. Dan sebaliknya" - Asal Quote

Enjoy :)